. Chocolate Hills (Filipina)
Terletak
di Bohol, Filipina. Terdiri dari sekitar 1.268 bukit-bukit berbentuk
kerucut yang mempunyai ukuran sama, luas lebih dari 50 kilometer persegi
(20 mil persegi), formasi geologi ini sangat tidak biasa, yang kemudian
disebut Chocolate Hills. Ada beberapa hipotesis tentang pembentukan
perbukitan.
Perbukitan ini termasuk pelapukan kapur sederhana, vulkanisme sub-laut,
yang mengangkat dari dasar laut. Sebuah teori baru menyatakan bahwa
Chocolate Hills merupakan sebuah gunung berapi kuno yang aktif dan
hancur, kemudian memuntahkan batu besar yang kemudian ditutup dengan
batu kapur dan kemudian terdorong keluar dari dasar laut.
2. Wave Rock (Australia)
Wave
Rock atau Batu Ombak adalah formasi batuan alam yang terletak di
sebelah timur kota kecil Hyden di Australia Barat. Seperti namanya batu
ini berbentuk seperti gelombang laut yang pecah dan membumbung tinggi.
Luasnya mencakup beberapa hektar, Wave Rock ini mempunyai tinggi sekitar
15 meter dan panjang sekitar 110 meter.
3. Hell Gate (Turkmenistan)
Di
Gurun Karakum di Turkmenistan, tepatnya di dekat desa terpencil
Derweze yang dihuni 350 orang, terdapat sebuah kawah selebar 60 meter
dan dalam 20 meter.
Kawah ini terus-menerus mengeluarkan api dan terbakar selama 39 tahun.
Oleh penduduk setempat kawah membara ini disebut sebagai Kawah Gas
Darvaza atau juga lebih terkenal disebut sebagai ‘Gerbang Neraka’. Kawah ini bisa terlihat dari jarak beberapa kilometer.
Ini bukan fenomena alam, melainkan hasil dari kecelakaan industrial.
Pada tahun 1971, sebuah ring pengeboran Uni Soviet tak sengaja mengenai
gua bawah tanah yang menyimpan gas alam dalam jumlah yang masif, agar
tidak berbahaya, gas beracun ini dibakar. Tidak ada yang tahu berapa Ton
banyaknya gas alam yang terbakar terus-menerus, namun sepertinya
jumlahnya tak terbatas.
4. Giants Causeway (Irlandia)
Giants
Causeway adalah hasil dari sebuah letusan vulkanis kuno. Terletak di
pantai utara-timur Irlandia Utara, sebagian besar kolom berbentuk
heksagonal, meskipun ada juga berbentuk segi empat, segi lima, segi
tujuh dan segi delapan, yang tertinggi sekitar 12 meter (36 kaki).
5. Blue Lake Cave (Brazil)
Daerah
Mato Grosso do Sul di Brazil memiliki beberapa danau bawah tanah nan
indah, ada Gruta do Lago Azul, Gruta do Mimoso, dan Aquario Natural.
Yang paling terkenal, Gruta do Lago Azul atau Gua Danau Biru, dihiasi
stalaktit dan stalagmit serta danau biru yang luar biasa. Keindahan
danau itu sangat impresif.
6. Eye of the Sahara (Mauritania)
Sebuah
daratan di Mauritania, bagian barat-selatan Gurun Sahara memiliki
tampilan yang spektakuler. Lingkaran berulir dengan diameter 30 mil yang
tampak seperti mata. Saking besarnya, Lingkaran ini bisa dilihat dari
luar angkasa.
Formasi ini awalnya diduga sebagai dampak tubrukan meteorit, tapi ahli
geologi saat ini meyakini bahwa lingkaran ini adalah hasil peninggian
tanah dan erosi. Namun, apa yang menyebabkan bentuknya yang sirkular,
masih misterius.
7. Crystal Cave of the Giants (Mexico)
Ditemukan
jauh di dalam sebuah tambang di Chihuahua, Meksiko. yang dikenal dengan
“the Sistine Chapel of crystals”. Kristal ini terbentuk di dalam sebuah
gua alam yang benar-benar tertutup batuan dasar. Mexico’s Cueva de los
Cristales (Gua Kristal) ini mengandung kristal-kristal alami yang
terkenal di dunia. Kristal tersebut memiliki panjang rata-rata 11 meter.
8. Great Blue Hole (Belize)
Adalah
bagian dari Lighthouse Reef System, Great Blue Hole terletak sekitar
60 mil dari daratan Kota Belize. Berbentuk seperti lubang besar yang
hampir sempurna, dengan kedalaman sekitar 125 meter dan berdiameter 300
meter.
Kedalaman air inilah yang membuat warnanya menjadi sangat biru. Ini
diyakini sebagai lubang laut terbesar di dunia dan memiliki daya tarik
besar untuk para penyelam.
9. Antelope Canyon (Arizona - USA)
Ngarai
Antelope atau Antelope Canyon adalah sebuah ngarai terkenal yang berada
di Page, Coconino County, Arizona, Amerika Serikat.
Daerah ngarai ini masuk ke dalam kompleks Navajo Indian Reservation,
daerah penampungan terbesar untuk suku Indian Diné dari Amerika Utara,
yang juga disebut Navaho atau Navajo. Antelope Canyon terbentuk oleh
erosi Batuan Pasir Navajo, terutama akibat banjir bandang dan proses
sub-aerial.
10. The Wave (antara Arizona dan Utah - USA)
Batu
merah menakjubkan ini berada di perbatasan Arizona dan Utah, Amerika
Serikat. The Wave terbentuk dari gundukan pasir berusia 190 juta tahun
yang telah berubah menjadi batu.
Formasi yang sedikit diketahui orang ini hanya dapat diakses dengan
berjalan kaki melalui jalan kecil menanjak sejauh tiga mil.
Sumber : http://zariyat.blogspot.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)











0 comments:
Post a Comment